Tujono

Upaya Peningkatan Kapasitas Pembina Pramuka di Banjarnegara

Penyampaian Materi Diklat Peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru sebagai Pembina Pramuka dari Pusdiklat Kwarcab banjarnegara. (29/3)

Banjarnegara. Paska Organisasi Gerakan Pramuka diundangkan melalui UU Nomor 12 tahun 2010, kegiatan kepramukaan memiliki landasan yuridis yang kuat sebagai cermin revitalisasi kepanduan Indonesia, yang sudah ada sejak 14 Agustus 1961. Sekaligus memberikan orientasi dan arah yang kian jelas tentang bagaimana seorang Pramuka berperan aktif dalam pendidikan. Kewajiban melekat pada setiap anggota Pramuka, yang diharapkan memiliki andil dalam mensukseskan tujuan dari sistem pendidikan nasional. Pendidikan dalam Gerakan Pramuka yang disebut dengan Kepramukaan, memiliki tujuan yang serupa serta konstruktif dengan sistem pendidikan nasional.

Acara Pembukaan Diklat Peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru sebagai Pembina Pramuka  (29/3)

Dalam rangka menyamakan kegiatan kepramukaan, Gudep SMP N 1 Madukara menyelenggarakan Diklat Peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru sebagai pembina pramuka. Acara yang dibuka pada hari Senin (29/3) ini dihadiri jajaran Pusdiklat Kwarcab Banjarngara, Kwarran Madukara dan 18 peserta diklat. Menurut Kak Sri Suharyati selaku Kamabigus menyampaikan bahwa kegiatan Peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru ini menjadi penting sebagai bekal kepada guru untuk nantinya membina kegiatan kepramukaan, khususnya melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka.

“Melalui peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru yang akan berlangsung selama tiga hari ini dari tanggal 29 sampai 31 Maret 2021 ini sebagai sarana membekali guru dalam membina kegiatan kepramukaan,” ungkapnya pada acara pembukaan yang berlangsung dengan khidmat.

Kak Purwanto selaku Ka Mabiran Kecamatan Madukara menyampaikan bahwa Anak anak merupakan investasi dimasa depan, sehingga perlu di bina agar mempunyai karakter yang baik sesuai dasa dharma dan tri satya.

Kak Arif Najib Sustiono selaku Ka Pusdiklatcab sedang memberikan sambutan pembukaan Diklat Peningkatan Kapasitas Kompetensi Guru sebagai Pembina Pramuka. (29/3)

Kepala Pusdiklat Kwartir Cabang Banjarnegara,  Kak Arif Najib Sustiono menyampaikan  bahwa, “melalui pelatihan ini nantinya diharapkan, pengelolaan management gugus depan semakin baik dan profesional,” katanya . Lebih lanjut menyampaikan bahwa nantinya jadwal yang sudah dibuat dalam tataran di lapangan akan terbagi menjadi 60 % teori dan  40% praktik. (sbw)

#gerakanpramuka
#pramuka #indonesia #pramukaindonesia  #pramukauntukperubahan  #setiappramukaadalahkantorberita #pramukakeren #pramukaupdate
#galeripramuka #humaskwarcabbanjarnegara #jurnalistik
#kwardajawatengah #pramukakreatif #instambanjarnegara #banjarnegararepost #kwardajateng #dkdjateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *